Motor listrik kini bukan hanya solusi ramah lingkungan, tapi juga pilihan praktis untuk berbagai medan jalan. Banyak orang masih ragu, apakah motor listrik kuat tanjakan? Kekhawatiran ini wajar, terutama bagi kamu yang tinggal di daerah berbukit atau sering berkendara ke luar kota. Tapi kamu tak perlu khawatir lagi. Motor listrik SAVART telah teruji mampu menaklukkan tanjakan curam hingga 30° dalam uji jalan ekstrem sejauh 3.000 km melintasi Jawa Timur dan Bali.

Uji ketahanan 3000 Km di JATIM dan Bali

Teruji di Jalur Ekstrem

Tanjakan 30° setara dengan kemiringan sekitar 50%, sama dengan medan curam yang sering dijumpai di daerah perbukitan, gang sempit, hingga jalur wisata pegunungan. Ini seringkali menjadi tantangan berat bagi kendaraan bermotor. Tidak semua motor, baik bensin maupun listrik, mampu melaluinya dengan stabil. Namun, motor listrik kuat tanjakan seperti SAVART membuktikan keunggulannya. Dengan climbing ability hingga 30°, SAVART tetap melaju stabil tanpa kehilangan tenaga.

Motor listrik SAVART dirancang dengan torsi instan sebesar 250 Nm dan daya maksimum 14 kW. Performa ini telah dibuktikan melalui uji ketahanan sejauh 3.000 km melintasi jalur selatan Jawa hingga Bali, yang mencakup tanjakan dan tikungan ekstrem di daerah seperti Garut, Pacitan, dan Banyuwangi. Dalam berbagai kondisi jalan tersebut, SAVART mampu melintasi kemiringan hingga 30° tanpa hambatan.

Kunci Performa: Torsi Instan & Daya Maksimum

Salah satu keunggulan utama motor listrik adalah torsi instan. SAVART dilengkapi dengan torsi 250 Nm dan daya maksimum 14 kW yang langsung aktif saat throttle diputar. Inilah alasan mengapa motor listrik kuat tanjakan dan mampu melibas medan curam lebih baik daripada motor bensin biasa.

Torsi ini memastikan akselerasi spontan dan respons cepat bahkan saat menghadapi tanjakan tajam.

Baterai Andal di Medan Menantang

Daya tahan motor juga dipengaruhi oleh kekuatan baterai. SAVART menggunakan baterai lithium berkapasitas besar yang tahan panas dan dilengkapi sistem BMS (Battery Management System). Hasilnya, motor tetap bertenaga bahkan saat menanjak dalam waktu lama.